Categories
Tekno

Sapphire R7 250 Harga Ekonomis, Performa Miris

Salah satu graphics card yang hadir da lam lab pengujian CHIP kali ini adalahR7 250 besutan Sapphire. Sebelumnya, terlebih dahulu ingin menjelaskan bahwa Sapphire menyediakan seri R7 250 dalam dua jenis, yaitu versi standar dan versi with boost. Pilihan memori 1 GB dan 2 GB juga tersedia di pasaran. Seperti yang sudah kita ketahui, seri R7 250 memang ditujukkan kepada konsumen yang memerlukan graphics card dengan performa yang lumayan tetapi tidak dibanderol dengan harga yang berlebihan.

Setelah menguji produk ini, mungkin Anda harus berpikir ulang jika ingin membelinya. Panel Circuit Board graphics card ini memiliki panjang 145mm yang sebagian besar ditutupi oleh sebuah heatsink dan kipas berlogo Sapphire. Namun, ketersediaan jenis konektor ke monitornya cukup lengkap. Selain DVI dan D-Sub, produk ini juga menyediakan konektor HDMI. Artinya, R7 250 sanggup menampilkan visual beresolusi 1080p walaupun tidak maksimal, ditambah dukungan untuk berbagai jenis monitor dengan ketersediaan konektor yang terbatas.

Sapphire R7 250 dapat beroperasi tanpa menggunakan daya tambahan. Bagaimana dengan performanya? Walaupun telah menggunakan embel-embel “with boost”, Sapphire Radeon R7 250 berkekuatan 2 GB ini tidak bisa memenuhi ekspektasi CHIP. Hal ini sudah dapat terlihat pada pengujian dengan 3DMark kategori Fire Strike. Skor yang dihasilkan hanya terpaut sekitar 16 poin lebih tinggi dari seri dibawahnya, Sapphire R7 240 yang juga menyandang embel-embel “with boost”. Ini tidak berbanding lurus dengan harganya yang lebih mahal dari varian R7 240.

Graphics card ini tidak akan cocok untuk bermain game berat pada resolusi full HD. Dalam data teknis yang CHIP telah sediakan, terlihat bahwa Sapphire R7 250 2GB With BOOST tidak bisa menghasilkan frame mencapai 30 per detik saat memainkan game GRID 2. Performanya juga semakin menurut saat memainkan game-game yang menuntut rendering yang lebih tinggi. Tidak ada jaminan bahwa akan ada peningkatan performa saat menurunkan kualitas visual ke setting medium atau low.

Categories
Berita

Seni Mengelola Manusia Bagian 4

“Nggak ada keputusan yang salah karena pasti sudah dipikirkan. Jadi jangan pernah menyesal, yang harus dilakukan adalah bikin sesuatu yang buat kamu berubah,” ia menirukan nasihat ayah. Sementara sang ibu menekankan pondasi agama dalam aktivitas sehari-hari.

Ganesh mencontohkan, ia pernah meminta tiket konser musik Metalica. Ayahnya menyetujui dengan syarat mencuci mobil selama sebulan. Jelang konser, sang ayah menyuruh sepupu Ganesh buat menemaninya.

“Saya lihat kakak sepupu itu menari di atas penderitaan saya selama sebulan, Sudah gitu pas mau berangkat dikasih jajan. Saya cuma dikasih tiket doang,” kenangnya lagi-lagi tergelak. Lain waktu, Ganesh ikut balapan hingga tabrakan dan mobil yang dikendarainya rusak. Ayahnya tidak marah.

Namun sebagai bentuk tanggung jawab, urusan polisi dan perbaikan mobil murni ditanggung Ganesh. Ia mengganti biaya perbaikan mobil dengan mencuci baju dan mengepel lantai. “Kan kamu yang ambil keputusan itu, tanggung jawab,” kata sang ayah.

Sebagai orang teknik sipil, ayah Ganesh juga ikut membaca buku ekonomi demi kelancaran komunikasi dengan sang anak. “Sampai segitunya usaha yang dilakukan orang tua,” ujarnya terkesan. Nilai-nilai inilah yang diterapkan Ganesh bersama sang istri dalam mendidik ketiga buah hatinya.

Lelaki kreatif ini mau mengunduh aplikasi permainan anak di ponsel hingga membaca novel remaja karangan Tereliye agar pas saat diskusi dengan anak. Ia bahkan melibatkan anak-anak dalam berbisnis. Ganesh mencermati, banyak masalah yang akan ditemui di masa depan. “Intinya bukan bisnis, lebih ke pengamatannya. Ada masalah lho di luar sana. Dia bisa menemukan solusi. (Bisnis) itu bagian dari pembelajaran buat menemukan solusi,” tuturnya bijak.

Categories
Berita

Seni Mengelola Manusia Bagian 3

Ia mengoptimalkan kelebihan setiap SDM dan meramu menjadi tim yang seirama. “Anda nggak bisa ngajarin ikan terbang. Dia bisanya berenang. Mana yang bisa dia kontribusi, di situ (kembangkan),” tukasnya. Untuk menyampaikan visi-misi perusahaan misalnya, ia menjelaskan secara rinci latar belakang dan tujuannya pada tim baris pertama.

Tim ini yang menyebarluaskan ke staf level berikutnya. “Tapi secara garis besar, saya kasih news flash (sekilas info) jadi teman-teman di bawah ngerti,” ucapnya. Ganesh kerap memilih pemimpin informal di luar manajemen untuk menjalankan program perusahaan.

Tujuannya meng gali bakat, membuka peluang untuk maju, dan membangun kepercayaan SDM ke perusahaan. Program-program perusahaan jadi lebih mudah sampai dan termodifikasi dengan baik. CEO Bananation.Co ini bijak pula menyikapi pola kerja generasi baby boomers, X, dan milenial.

Pew Research Center menyebut, baby boomers adalah kelahiran 1946- 1964, generasi X kelahiran 1965-1980, milenial kelahiran 1981-1996, dan postmillennial kelahiran 1997-sekarang. Ia meminta generasi senior beradaptasi dengan kaum milenial karena sejatinya setiap orang bisa berperan sesuai fungsinya. Pola kerja generasi milenial cepat tapi ‘buta’ jalan.

“Anak-anak sekarang ‘kan senangnya bikin roket ke bulan. Habis itu lab nya meledak,” ia tertawa seraya menekankan keinginan itu harus difasilitasi. Maka, para senior membimbing dengan berbagi pengalaman. “Ini kombinasi semangat tinggi, pengetahuan, pengalaman, kematangan, sama kepemimpinan. Kombinasi kemauan saling komunikasi dan belajar antargenerasi ini yang paling penting,” jabarnya.

Nilai Tanggung Jawab Dalam kehidupan sehari-hari, pria yang menjabat Presiden Direktur Monsanto Indonesia pada umur 37 tahun ini mengatakan, nilai luhur orang tua sangat melekat. Kedua orang tuanya menanamkan nilai tanggung jawab pada setiap keputusan yang diambil.

Categories
Berita

Seni Mengelola Manusia Bagian 2

Tak pelak cemooh menghampiri sebab keputusan meninggalkan profesi bergeng si dan diminati banyak orang. Ganesh menuturkan, “Awalnya teman-teman bilang, Nesh, percuma elu mau jualan 100 boks, insentifnya tetap Rp400 ribu. Saya bilang: ‘Ya nggak apa. Saya cuma mau buktiin teori saya bener nggak.’ Itu pem belajaran yang saya dapat.”

Bahkan, kiprah di BASF pun ia arahkan untuk membantu petani padi agar terbebas dari serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dan menaikkan panen. Ini salah satu kontribusinya dalam men dukung Indonesia mencapai swasembada pangan. “Itu lebih ada artinya da ripada sejumlah angka (target penjualan),” cetusnya.

Sebagai salesman, pria kelahiran Jakarta, 28 Oktober 1977 ini memiliki strategi khusus. Ia membuat peta jalan (road map) penjualan berdasarkan komposisi penduduk. “Saya ke BPS minta map (peta), termasuk kelurahan ini isinya berapa orang, usia berapa. Sudah saya petakan semua di rumah, saya bikin road map,” katanya.

Karena strategi tersebut, ia berhasil memenuhi target sebulan dalam 10 hari. Pihak manajemen memperhatikan dan mengangkatnya menjadi kepala cabang. Posisi ini diraih dalam waktu 8 bulan. Dua bulan kemudian Master bidang Ekonomi dan Pembangunan Internasional dari Universitas Indonesia ini mengikuti tes sebagai pengawas.

Mendengar pemaparan Ganesh, manajemen malah menetapkannya sebagai area sales manager. Bahkan, ia dipercaya membuat standar nasional prosedur penjualan. Mengelola Manusia Semakin tinggi kepemimpinan, sulung tiga bersaudara ini menilai, makin sulit mengelola sumber daya manusia (SDM). Maka, Ganesh menerapkan strategi unik.

Categories
Berita

Seni Mengelola Manusia

Bekerja di perusahaan beken lagi bonafide tidak serta-merta membuat Ganesh Pamugar Satyagraha menikmati kenyamanan dan kepuasan dalam berkarya. Country Head Crop Protection PT BASF Distribution Indonesia ini merasa ada potensi yang belum tergali secara optimal.

Apa yang dicari pria yang merintis karier sebagai ekonom Asian Development Bank (ADB) itu? Telusuri kisahnya. Menyentuh Masyarakat Bekerja bukan sekadar menghasilkan sejumlah uang. Menurut Ganesh, bekerja berarti berkarya, mewariskan peninggalan bermanfaat bagi diri, masyarakat, dan lingkungan.

Sarjana Ekonomi lulusan Universitas Padjadjaran ini lantas mendedikasikan diri di ADB pada Juni 1999 dan melakukan analisis sosial dan perubahan ekonomi di Indonesia Timur. Seiring waktu, ia merasa ada sesuatu yang kurang. “Saya nggak bisa all out (penuh semangat). Kalau nggak all out, hasil kerjanya juga kurang maksimal,” jelasnya.

Ganesh berpikir, kiprahnya tak langsung menyentuh masyarakat karena di luar sistem. “Di Indonesia yang mengambil kebijakan itu Bappenas, kepala daerah. Kita cuma bisa kasih rekomendasi yang belum tentu diaplikasikan,” urainya.

Dia pun memutuskan berhenti dari ADB dan memulai karier sebagai salesman di distributor barang konsumsi terkemuka. “Saya keliling Jakarta bawa motor boks. Saya drop ke kios-kios kecil di pinggir jalan dan uang makan di ADB itu sama dengan gaji penuh di sales plus insentif,” paparnya terbahak.

Categories
Rumah

Panduan Membeli Hunian Pertama Bagian 4

Saat ini sudah ada sistem kalkulator KPR online yang dapat membantu Anda menghitung kebutuhan KPR Anda. Setelah mengajukan KPR ke bank, maka Anda harus melalui proses interview. Interview inilah yang nantinya akan menjadi salah satu penilaian penting apakah KPR Anda akan diberikan atau tidak. Jawab setiap pertanyaan secara jujur dan terbuka. Ini untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Baca juga : Distributor resmi Genset 500 Kva di Makassar

Kiat Sukses Membeli Rumah Pertama

Ini dia beberapa tip singkat yang dapat membantu Anda mendapatkan hunian pertama tanpa bermasalah.

Selidiki Area Hunian

Sebelum membeli pastikan Anda mencari tahu seluk-beluk hunian yang akan Anda tempati. Cek apakah lokasinya berdekatan dengan pusat pendidikan dan kesehatan atau tidak. Cek pula apakah lokasi tersebut sering terjadi tindak kriminal, seperti perampokan atau lainnya.

Survei, Penting!

Survei adalah cara jitu untuk mengetahui kondisi calon hunian Anda. Tidak ada salahnya membawa seseorang yang ahli dalam bidang bangunan untuk membantu proses pengecekan. Anda akan tahu seberapa murah atau mahal harga rumah tersebut setelah dilakukan proses pengecekan ini. Bila tak ada kerusakan, maka ongkos perbaikan pun akan berkurang.

Jangan Lupa Difoto

Saat melakukan pengecekan atau survei, jangan lupa untuk mengambil gambar rumah dengan ponsel Anda. Melihat kembali gambar calon hunian Anda dan memberi catatan kecil di dalamnya akan membantu Anda membuat keputusan.

Datang Di Hari Berbeda

Sebelum akhirnya memutuskan hunian yang Anda pilih, datanglah lagi ke lokasi hunian tersebut di hari dan jam yang berbeda. Masalah hunian mungkin akan lebih mudah ditemui di siang hari, tetapi siapa tahu Anda akan menemukan sesuatu yang baru di jam dan waktu yang berbeda.

Jangan Andalkan 1 Pengembang

Jangan hanya terpaku pada satu pengembang. Lihat juga beberapa perumahan dari pengembang yang berbeda. Ini akan membantu Anda membandingkan antarrumah satu dengan rumah lainnya.

Sebelum membeli Hunian, cek terlebih dahulu daftar berikut ini :

Area Rumah

Luas lahan, Jumlah ruang tidur, Jumlah kamar mandi, Area Penyimpan Garasi/carport, Kondisi Interior, Luas halaman/taman, Kondisi pagar, Teras, Efisiensi Energi, Kondisi Eksterior (fasad dll)

Cek Lingkungan Sekitar

Area parkir, Penampilan lingkungan keseluruhan, Lalu lintas dan tingkat kebisingan, Pengelolaan sampah, Sekolah: kendaraan umum/jalan kaki, Jarak ke sekolah, Lingkungan sekolah, Fasilitas kompleks, Jarak ke lokasi kerja, Daycare/preschool (tulisan miring), Transportasi publik, Kondisi jalan utama, Toko atau pusat perbelanjaan, Fasilitas kesehatan, Layanan masyarakat, Tempat ibadah, Lokasi ke bandara/stasiun kereta api

Categories
Rumah

Panduan Membeli Hunian Pertama Bagian 3

Legalitas Dan Pengembang

Sebelum memutuskan untuk membayarkan uang muka, Anda periksa terlebih dahulu keabsahan legalitas dari calon hunian Anda. Pastikan sertifikasi tanah atau bangunan yang Anda beli tidak bermasalah. Reputasi pengembang pun wajib Anda telusuri, jangan mudah tergiur dengan diskon dan kemudahan yang ditawarkan pengembang.

Baca juga : Distributor Genset 250 Kva di Semarang

Spesifikasi

Spesifikasi yang dimaksudkan adalah penggunaan material dan bahan bangunan, kapasitas ketersediaan listrik dan air bersih, kelengkapan ruang tidur, dan kamar mandi. Hal-hal tersebut tidak boleh luput dari perhatian Anda.

Konsep Dan Desain

Konsep dalam hal ini menyangkut fasilitas umum dan sosial. Apakah kompleks hunian yang Anda inginkan telah dilengkapi fasilitas umum, seperti rumah sakit, sekolah, pasar/pusat belanja, atau fasilitas lainnya yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari? Desain pun demikian. Desain hunian sebaiknya disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan. Pemeliharaan lingkungan, seperti sampah dan taman, pun perlu diperhatikan.

Pemikiran Penting

Sebelum mendapatkan hunian idaman, akan mengungkap proses apa saja yang harus Anda lalui dalam memilih rumah pertama.

1.  Sebelum Membeli Hal penting yang harus Anda tanyakan ke diri sendiri adalah apa tujuan Anda tinggal? Apakah akan tinggal dalam jangka waktu yang lama dengan status kepemilikan sendiri, sekadar investasi, atau disewakan? Untuk menjawabnya, Anda harus mencari tahu jenis hunian yang cocok untuk kebutuhan Anda.

Ada beberapa pilihan ketika Anda ingin membeli hunian; rumah untuk keluarga kecil, rumah untuk keluarga besar, atau apartemen. Setiap opsi memiliki plus-minusnya, tergantung dari tujuan dan kebutuhan Anda. Selanjutnya, Anda harus kembali memilih, lokasi hunian yang Anda inginkan, apakah apartemen tengah kota atau rumah tapak di pinggir kota?

2. Proses Membeli Bila sudah memutuskan memilih jenis hunian, saatnya Anda mencari lokasi hunian yang sesuai dengan kebutuhan. Cara cepatnya, Anda bisa mencari hunian di internet. Setelah berhasil menemukan hunian, maka Anda harus mengecek lokasi dan mencari tahu informasi tentang hunian tersebut. Bila oke, lakukan kesepakatan harga dengan pihak pengembang. Anda bisa menentukan sistem pembayaran yang sesuai.

Categories
Rumah

Panduan Membeli Hunian Pertama Bagian 2

Ketiga, luas ruang lebih sempit sehingga cocok untuk masyarakat urban dengan mobilitas tinggi. Kelemahannya, ukuran apartemen terbatas dan tidak bisa memperluas yang sudah ada, tidak ada lahan untuk bercocok tanam/ berkebun, dan biaya operasional lebih mahal, seperti biaya listrik, sampah, parkir, dan sebagainya.

Baca juga : Distributor Genset 500 Kva di Surabaya

Harga apartemen 1 bedroom di tengah kota tidak jauh berbeda dengan harga rumah ukuran standar di pinggiran kota. Selain itu, status kepemilikan apartemen masih milik bersama sampai jangka waktu yang telah ditentukan (20 tahun). Aleviery Akbar, Associate Director Residential Sales & Leasing Colliers Internasional, mengungkapkan jenis properti ini biasanya dihuni oleh eksekutif muda, kaum profesional, karyawan swasta (middle management), dan pengusaha kelas menengah atas hingga bawah.

Berbeda dengan apartemen, rumah tapak pinggir kota memiliki kelebihan dan kekurangan. Ini keunggulannya. Pertama, dapat direnovasi. Bila Anda membutuhkan bangunan lebih luas, maka rumah tapak dapat diperluas. Kedua, memiliki lahan untuk berkebun. Ketiga, aspek privasi lebih terjamin. Kelemahannya adalah lokasinya jauh dari pusat kota dan biaya akomodasi jadi lebih mahal jika tempat kerja atau aktivitas Anda jauh dari rumah.

Untuk yang bekerja di kota, sebaiknya pilih lokasi rumah yang dekat dengan transportasi umum, seperti KRL atau transjakarta. Selain itu, berbeda dengan apartemen yang sudah ada sistem pengelolaan tersendiri, di rumah Anda harus merawat rumah seorang diri. Aleviery mengatakan masyarakat yang umumnya tinggal di rumah tapak pinggir kota adalah karyawan swasta dan pegawai negeri.

5 Pertimbangan Utama

Aleviery Akbar, Associate Director Residential Sales & Leasing Colliers Internasional, membeberkan 5 pertimbangan utama yang harus diperhatikan sebelum membeli hunian pertama. Pertimbangannya adalah sebagai berikut.

Lokasi

Lokasi hunian menjadi pertimbangan pertama yang harus Anda perhatikan. Properti yang ingin Anda beli seharusnya terletak di lokasi yang mudah dijangkau dengan sarana transportasi umum.

Harga

Harga menjadi pertimbangan selanjutnya. Jika ingin membeli melalui sistem cicilan (KPR/KPA) sebaiknya harga hunian disesuaikan dengan bujet, sehingga tidak membebani kebutuhan primer.

Categories
Rumah

Panduan Membeli Hunian Pertama

Antusiasme seseorang saat ingin membeli rumah pertama memang tak bisa dibendung. Apalagi, bagi mereka yang sudah berumah tangga. Keinginan memiliki rumah menjadi kebutuhan yang harus terpenuhi. Namun, sebesar apapun keinginan Anda mendapatkan rumah, jangan gegabah.

Ada banyak kasus yang terjadi karena kecerobohan seseorang saat membeli rumah pertama yang berujung malapetaka, seperti penipuan uang, tanah masih sengketa, rumah yang tidak pernah terbangun, bangunan yang tidak sesuai, dan sebagainya.

Baca juga : Jual Genset Bali

Shendy Kurnia (35), seorang staf keuangan di salah satu perusahaan swasta, ini misalnya. Ia baru saja dilanda masalah terkait rumah yang baru dibelinya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, seharga Rp500 juta. Tergiur dengan harga yang murah dan lokasi yang dekat dengan rumah sang ibu, membuat Shendy tak berpikir panjang. Ia membeli hunian tersebut dengan pembayaran tunai, tanpa mengecek kondisi rumah secara detail.

Alasannya, rumah takut dibeli orang. Setelah dicek secara detail, rupanya rumah tersebut memiliki masalah yang cukup parah. Ada kebocoran di bagian atap dan dinding. Mirisnya, bangunannya tak mampu menopang dua lantai. Ia pun terancam harus merubuhkan rumah tersebut dan membangunnya dari awal lagi. Harga awal yang ia pikir murah pun berujung membengkak.

Peristiwa yang dialami Shendy bisa terjadi pada siapa saja, termasuk Anda. Untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan, akan memberikan panduan membeli hunian pertama, mulai dari jenis properti yang sesuai kebutuhan hingga tip sukses mendapatkannya.

Apartemen Tengah Kota Atau Rumah Tapak Pinggir Kota

Properti hunian pertama ada beberapa jenis, dua di antaranya adalah apartemen yang berada di pusat kota dan rumah tapak yang kini marak dibangun di kota satelit. Keduanya memiliki plusminus. Apartemen tengah kota memiliki beberapa kelebihan. Pertama, dekat dengan pusat kota otomatis mendekatkan pemiliknya dengan pusat hiburan kota dan lokasi kerja. Kedua, praktis karena tidak perlu memikirkan keamanan dan pengelolaan sampah sudah tertata, serta sudah terdapat pusat jajanan sendiri dalam kompleks apartemen.

Categories
Berita

Review Insight, Jurus Kejut One Plus

Review Insight, Jurus Kejut One Plus

Aplikasi uji smartphone, Vellamo yang belakangan digadang-gadang oleh beberapa produsen untuk memberi kebebasan pengguna mentes sendiri produknya punya catatan menarik. Begini, dari tiga tes yang disediakan aplikasi ini, ketiganya meletakkan nama smartphone OnePlus One di papan atas. Salah satunya bahkan di paling atas. Di uji multicore misalnya ponsel ini duduk di peringkat dua di bawah HTC One M8. Dengan poin 1824 di mana Samsung Galaxy S5 saja hanya menorehkan angka 1647. Sementara pada tes browser, seri gres ini beda tipis dengan jagoan Samsung itu. Masing-masing, OnePlus One dapat skor 2796 sedang Galaxy S5 cetak skor 2715.

Sumber : Game Ppsspp

OnePlus One di urutan dua pula di bawah HTC. Tetapi pada uji metal untuk mencari kekuatan pada satu operasi, HTC One M8 dilibas. OnePlus One raih posisi puncak dengan angka 1653. Asal tahu, pada 10 besar peserta uji adalah nama-nama besar, selain dua nama di atas, ada LG, Motorola dan HTC. Tidak ada nama Xiaomi, Oppo, atau namanama yang dianggap “berbahaya”, yang siap menerkam, selain OnePlus One. Tak pelak, seri satu ini amat menyita perhatian, setelah Xiaomi. Hancurkan Ponselmu Apa sesungguhnya yang tengah dilakukan OnePlus, perusahaan pembuatnya yang bermarkas di Shenzen, Tiongkok ini Berdiri saja baru 17 Desember tahun lalu.

Lantas, menghabiskan sekitar empat bulan untuk bikin strategi dan luncurkan satu produk. Baru akhir April 2014 punya satu seri. Tak dijual secara umum. Tak disebar ke toko-toko besar. Melainkan lewat on-line milik sendiri. Tapi bagaimana mungkin konsumen segera tanggap dan atensi ke OnePlus One Caranya gampang. Bagikan 100 unit dengan hanya cukup bayar 1 dolar. Tapi ada syaratnya. Siapapun yang minat, harus bikin video menghancurkan ponsel lamanya dengan cara bebas.

Maka, smartphone-smartphone seperti iPhone 5, Samsung Galaxy S3, HTC One dan beberapa lainnya jadi korban. Tekniknya beragam dari digergaji listrik, dilempar, bahkan dilindas kereta listrik. Video-video ini diunggah ke YouTube sebagai sebuah tontonan menarik.Sebagian orang menganggap cara OnePlus keterlaluan dan tak elegan. Tetapi tak sedikit yang bilang ini cara brilian. Nyatanya, peminat yang minimal harus berusia 18 tahun itu jauh lebih banyak dari jumlah OnePlus One yang disediakan. Kontes bartajuk “Smash the Past” yang berlangsung selama 12 jam itu merupakan cara untuk mengajak konsumen segera berganti ponsel. Tercatat 140 ribu orang mengirimkan video.